Saturday, December 06, 2008

Kosong

Hari ini tanah kosong, langit kosong..
Menderu si kipas angin mengejar waktu. Menggerakkan udara yang sama sekali tak dingin. Manusia memang biru dan kelabu, menginjak rakus gumpalan lumpur kesia-siaan menuju pasar keraguan dengan berbekalkan kebodohan. Kini kukunya tlah menghitam, baunya pun tak karuan. Namun mentari hanya tersenyum sinis, membakar ujung-ujung rambutnya yang tipis, dan dia sekarang tengah mengerling genit, mengisyaratkan pada bulan untuk segera menghapus bayang si kusam. Akankah dia segera tidur membusuk, atau berlari dari peraduan menuju sungai?
Sungguh, aku ingin mandi, ingin mandi..

No comments: